Minggu, 29 Januari 2012

Stop VANDALISME!!!


Sudah tau dan sering dengarkan tentang vandalisme?, biasanya diberita-berita kriminal sering muncul, kata mengerikan ini, klo yang belum tau ni pengertian vandalisme, Vandalisme adalah suatu sikap kebiasaan yang awalnya dialamatkan kepada bangsa Vandal, pada zaman Romawi Kuno, yang budayanya antara lain: perusakan yang kejam dan penistaan segalanya yang indah atau terpuji.
Tindakan yang termasuk di dalam vandalisme lainnya adalah perusakan kriminal, pencacatan,  (wikipedia).

Akhir-akhir ini saya prihatin (maksudku semakin prihatin) dengan orang-orang indonesia, tiap hari lihat berita isinya selalu kekerasan, bakar mobil kek, bakar gedung kek, kayaknya gak ada damainya , klo kayak gini ,masih pantaskah citra ramah bersemat di orang-orang indonesia, tadi nyoba nyari-nyari reverensi buat nulis tentang vandalisme nemu angka yang sangat memprihatinkan yaitu sebanyak  65 Kantor Polisi Dirusak selama tahun 2011, mungkin kalau selama 5 tahun konsisten kayak gini terus tahun 2016 sudah gak ada kantor polisi lagi di indonesia (memprihatinkan ), masyarakat indonesia mulai mudah terpancing emosi kalau demo tuntutannya gak di penuhi langsung merusak, PILKADA jagonya gak di pilih rusak KPU hadewhh sangat tidak indonesia banget..


Vandalisme juga terjadi kemarin di Lampung 25 Januari 2012 saat massa  mengamuk dan membakar markas Kepolisian Sektor Gedung Aji Kabupaten Tulang Bawang ,ceritanya Warga marah karena polisi menembak seorang warga di perkebunan sawit. “Setelah ditembak, warga ditinggalkan begitu saja di kebun sawit. Untung mayat korban ditemukan warga. 26 januari di bima Massa membakar kantor Bupati, kayaknya hampir tiap hari kerusuhan dan vandalisme terjadi di indonesia, mereka sudah tak mampu berpikir untuk menyelesaikan persengketaan dengan cara musyawarah, hal ini mungkin saja karena mereka yakin mereka akan kalah karena dalam negosiasi di indonesia uang yang selalu jadi pemenang jadi tak ada cara lain untuk menang selain melawan dengan fisik dan kekerasan, yah mungkin dua budaya buruk orang indonesia ini saling berkaitan , lihat saja dalam setiap persengketaan masalah, pasti akan ada kerusuhan. pemimpin-pemimpin negeri ini harus menghilangkan budaya  " ada uang urusan gampang " untuk menghilangkan budaya vandal di indonesia, rakyat indonesia pun juga harus mulai bepikir jernih menyelesaikan setiap masalah dengan cara musyawarah untuk mencari kesepakatan bukannya mengalah tapi mencari solusi win-win yang menguntungkan semua dan tidak merugikan semua (kita dan negara ini).

2 komentar:

  1. kawan seharusnya anda melihat dalam realita,,,, bahwa kaum penindas (pengusaha,penguasa dan segala instrumen kekuasaanya)akan selalu berlawanan dengan kaum tertindas,adalah hampir tidak mungkin kedua kaum tersebut dapat duduk bersama untuk membebaskan kaum tertindas.... maka kaum terdindas harus bergerak untuk membebaskan dirinya dari ketertindasan,,, anda harus belajar mamisahkan idealitas dengan realitas...

    BalasHapus
  2. @kangpoor yang anonim: ada cara yang lebih santun dan berbudaya untuk menyelesaikan masalah...

    BalasHapus

Copyright © vagabond's blog | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑